Pesona Indonesia Timur dan Tips Manajemen Keuangan untuk Berwisata

Pesona Indonesia Timur dan Tips Manajemen Keuangan untuk Berwisata

EARTHIANOS – Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak sekali pulau yang indah nan cantik dengan keragaman ekosistem yang berbeda beda. Mulai dari ekosistem hutan hujan tropis, savana, mangrove, terumbu karang, padang lamun, danau, kawah gunung berapi, dan lainnya. Keragaman ekosistem ini juga menjadi rumah bersama bagi banyak makhluk hidup di dalamnya, sebagai tempat berkembang biak dan tempat bernaung.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga dan melestarikan ekosistem tersebut adalah dengan mendirikan Taman Nasional. Tujuan utama Taman Nasional adalah melakukan pemeliharaan dan pelestarian in-situ atau dilakukan langsung di tempat, sehingga hewan dan tumbuhan yang hidup masih berada pada habitat aslinya dan tidak perlu dibawa ke luar area. Selain sebagai tempat pelestarian, kita juga dapat melakukan penelitian ataupun kunjungan wisata edukasi yang tentunya akan menambah wawasan kita terkait alam di Indonesia selain dari menikmati indahnya pemandangan disana.

4 Referensi Taman Nasional di Indonesia Timur yang Mengagumkan

Jika berbicara tentang keindahan alam Indonesia, tentu kita sudah tidak asing dengan keindahan alam yang dimiliki oleh Indonesia Timur. Segala macam hal mulai dari laut, darat, hingga ke puncak gunung seakan tidak akan pernah ada habisnya untuk mengagumi ciptaan Tuhan. Pemandangan indah tersebut telah terpelihara dan dinaungi oleh Balai Taman Nasional dari masing-masing wilayah. Berikut referensi Taman Nasional di Indonesia Timur yang siap memanjakan mata dan hatimu:

Taman Nasional Bunaken (TNB)

Merupakan Taman Nasional yang berada di Sulawesi Utara, secara administrasi terletak di Kota Manado. TNB memiliki luas sekitar 89.000 hektar. Harga tiket masuk sekitar RP 10.000  – Rp 150.000. TNB menyuguhkan keragaman ekosistem terumbu karang yang sangat cantik. Selain menjadi rumah bagi 390 spesies terumbu karang, TNB juga memiliki beragam makhluk hidup di dalamnya yang dapat kita jumpai, seperti beragam spesies ikan, moluska, reptil laut, dan mamalia laut.

Terdapat ekosistem padang lamun dan pantai yang juga memiliki vegetasinya sendiri, seperti beragam spesies palem, pohon sagu, pohon woka, dan lainnya. Terdapat lokasi yang dapat dikunjungi, seperti Pulau Bunaken, Pulau Mantehage, Pulau Nain, dan Pulau Siladen. Sebagai Taman Nasional yang berfokus pada ekosistem perairan, maka jika ingin menikmatinya kita harus menyelam ke dalam laut ataupun memancing.

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul)

Merupakan Taman Nasional yang berada di Sulawesi Selatan, secara administrasi terletak di Kabupaten Maros, Pangkep, dan Bone. TN Babul memiliki luas sekitar 43.740,20 hektare. Harga tiket masuk sekitar Rp 35.000 – Rp 255.000.  TN Babul memiliki pemandangan yang unik dengan menyuguhkan ekosistem karst berupa gua, stalaktit, dan stalakmit. TN Babul juga dikenal dengan julukan The Kingdom of Butterfly karena terdapat beragam spesies kupu-kupu yang hidup bebas di sini.

Selain itu juga terdapat spesies endemik lainnya, seperti Kuskus, Julang, Musang, Kangkareng, Kera Hitam, dan Tarsius. Di TN Babul juga terdapat flora yang dilindungi, seperti Bintangur, Girang, Sawo Duren, Kepayang, Gofasa, Angsana, Kelumpang, dan lainnya. Jalur yang dilewati memiliki medan yang cukup mudah dan relatif singkat sehingga sangat cocok untuk para petualang pemula. Lokasi paling menarik di sini adalah di Air Terjun Bantimurung, Gua Petta Kere, dan Gua Pettae.

Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW)

Merupakan Taman Nasional yang berada di Sulawesi Tenggara, secara administrasi terletak di Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, dan Bombana. TNRAW memiliki luas sekitar 1.050 hektare. Harga tiket masuk sekitar Rp 10.000 – Rp 150.000. TNRAW terdiri atas beberapa ekosistem, yaitu savana, bakau, rawa, dan hutan hujan tropis. Terdapat beragam spesies endemik seperti Babi Rusa, Anoa, berbagai spesies burung, beragam spesies bakau hingga ratusan spesies tumbuhan lainnya.

Taman Nasional Lorentz, Papua

Merupakan Taman Nasional yang berada di Papua, secara administrasi terletak di wilayah Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan. TN Lorentz memiliki luas sekitar 2.505.600 hektar, dan telah diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia  karena menjadi Taman Nasional Terbesar di Asia Tenggara.

Harga tiket masuk sebesar Rp 20.000. Di Asia Pasifik, TN Lorentz memiliki ekosistem dan keanekaragaman hayati yang terlengkap, mulai dari dataran rendah, savana, rawa, hutan bakau, laut, hingga ke dataran tinggi yang tertutup salju. Tempat menakjubkan ini menjadi rumah bagi berbagai macam satwa dilindungi dan telah teridentifikasi, seperti Burung Cendrawasih, Burung Puyuh Salju, Burung Kasuari, Burung Kakatua, Beruang Madu, Kuskus, Walabi, Kucing Hutan, Kanguru Pohon, Babi Duri Moncong Panjang dan Pendek. Selain itu juga terdapat ragam tumbuhan, seperti Nipah, dan beragam spesies bakau.

Tips Manajemen Keuangan untuk Berwisata di Desa Wisata Indonesia

Indonesia Timur merupakan tempat yang cukup jauh jika ditempuh dari Pulau Jawa, maka dari itu kita perlu mempersiapkan waktu, tenaga, dan juga keuangan, agar wisata yang akan dilakukan ke Taman Nasional menjadi lebih seru dan berkesan.Berikut ini tips yang bisa kamu coba untuk mengatur keuanganmu sebelum berwisata. Merencanakan Secara Detail Beberapa hal berikut ini harus kamu catat sebelum memulai perjalanan:  Transportasi meliputi darat, laut, dan udara, Penginapan pilih yang terdekat dengan Taman Nasional, Makanan dan Minuman, Tiket masuk, dan biaya tak terduga lainnya.

Memilih Waktu yang Tepat Hindari berwisata saat musim liburan karena harga tiket perjalanan akan jauh lebih mahal, perkirakan musim yang tepat juga karena dari lokasi satu ke lokasi berikutnya memerlukan waktu yang tidak sebentar, jadi memilih musim panas akan menjadi pilihan tepat demi kelancaran perjalanan. Mengecek Harga Transportasi Survei harga tiket pesawat dari jauh-jauh hari, pertimbangkan potongan harga dan pertimbangkan lokasi transit. Survei harga transportasi darat dengan mempertimbangkan harga yang bersahabat dan kualitas kendaraan yang prima.

Memilih Penginapan Sesuai Anggaran

Terdapat penginapan dengan harga yang bervariasi yang terdekat dari taman Nasional, harga juga menyesuaikan dengan fasilitas penginapan yang tersedia. Apabila ingin harga yang sangat murah, maka memilih homestay dapat menjadi salah satu opsinya.

Perlengkapan Pribadi Untuk menghemat biaya, kita juga dapat membawa perlengkapan menyelam pribadi, dan obat-obatan pribadi yang belum tentu dapat ditemukan di lokasi tersebut. Memilih Makanan dengan Bijak Semua makanan di tempat wisata sudah pasti akan sangat mahal, begitupun dengan Taman Nasional.  Maka dari itu kita perlu mempersiapkan dan membawa perbekalan sendiri dari fasilitas penginapan atau toko di sekitar penginapan, untuk memperkecil pengeluaran.

Mempersiapkan  Uang Tunai Fasilitas digital di Indonesia Timur belum disosialisasikan secara merata, sehingga beberapa tempat mungkin tidak menyediakan pembayaran elektronik seperti kartu kredit ataupun dompet digital. Mempersiapkan uang tunai merupakan langkah yang tepat untuk dipilih, agar dapat melakukan transaksi dengan nyaman.

Baca Juga : Trekking di Taman Nasional Sagarmatha (Everest), Tips dan Rekomendasi untuk Petualangan Sempurna