EARTHIANOS – Selain menjadi salah satu candi yang sangat populer di Indonesia, nyatanya Candi Prambanan ini menyimpan banyak fakta sangat menarik dan tentu saja belum banyak orang tahu. Fakta tentang Candi Prambanan ini sangat menarik untuk disimak, dan menjadi salah satu sebuah warisan budaya yang dijaga dengan sangat baik sampai sekarang.
Tidak hanya tentang warisan budaya yang mengandung nilai sejarah saja, tapi Candi Prambanan juga memang jadi sebuah lokasi wisata sejarah sangat populer. Tidak hanya menarik wisatawan local, tapi hadirnya pesona dari Candi Prambanan berhasil menarik minat dari wisatawan luar negeri.
Fakta-Fakta Sejarah Candi Prambanan
Dibalik eksisnya wisata dari Candi Prambanan, banyak fakta menarik yang memang belum banyak orang tahu. Mulai dari bagaimana proses pembangunannya, nama asli dari Candi Prambanannya itu sendiri, bahkan ada berapa jumlah dari candi ini. Untuk itu, agar kamu bisa mengenal lebih jauh tentang Candi Prambanan, yuk cek beberapa fakta yang harus kamu ketahui tentang candi satu ini.

Nama Aslinya
Fakta yang menarik dan belum banyak orang tahu tentang Candi Prambanan, ternyata candi ini memiliki nama asli. Candi Prambanan ternyata memiliki nama asli Siwagrha, yang memiliki arti sebagai Rumah Siwa, bahkan diabadikan dalam sebuah prasasti Siwagrha dan hal tersebut menjadi sebuah implementasi atas pentingnya Dewa Siwa dalam kepercayaan agama Hindu. Tidak hanya itu saja, sebagai dewa utama yang menjadi lambing atas penciptaan, pelestarian dan juga perusakan. Ternyata di ruang utama Candi Prambanan ini ada sebuah arca Siwa Mahadewa dengan tinggi sekitar 3 meter.
Menjadi sebuah gambaran atas megahnya bagaimana kekuasaan dari Dewa Siwa, menjadi sebuah pusat ibadah dan juga penghormatan dari umat Hindu. Dan seiring berjalannya waktu, nama Siwagrha sendiri ternyata mulai jarang digunakan, dan sampai sekarang lebih dikenal dengan sebutan Candi Prambanan.
Hal tersebut pun diambil berdasarkan desa terdekat, dan perubahan tersebut mencerminkan sebuah transpormasi atas budaya dan juga pengenalan candi kepada penduduk setempat secara meluas. Walaupun begitu, warisan dari Siwagrha ini tetap hidup, tetap eksis dengan hadirnya strujtur megah dan juga arsitektur yang sangat menakjubkan yang dilihatkan dari Candi Prambanan. Dan tidak hanya itu saja, Candi Prambanan pun menjadi sebuah lokasi untuk melakukan ziarah bagi penganut agama Hindu.
Sejarah
Nah fakta selanjutnya adalah tentang sejarah bagaimana Candi Prambanan ini dibangun. Ternyata pembangunan dari candi ini dilakukan sekitar tahun 850 Masehi dan tepat di masa Pemerintahan dari Sri Maharaja Rakai Pikatan. Menjadi seorang Raja dari hadirnya Dinasti Sanjaya. Candi Prambanan juga jadi salah satu sebuah kompleks candi Hindu paling besar yang ada di Indonesia, dan dibangun sebagai bentuk sebuah penghormatan pada Trimurti. Kepada Wisa, Wisnu dan juga kepada Brahma.
Tidak hanya itu saja, pembangunan yang dilakukan pada Candi Prambanan sendiri adalah menjadi cerminan atas mewahnya kerajaan Mataram saat itu, dan berada tepat dibawah kepemimpinan dari Pikatan. Ada sebuah metode untuk yang dilakukan ketika masa pembangunan Candi Prambanan, adalah tentang bagaimana pengelolaan system air yang dilakukan disekitar candi. Hal tersebut dilakukan agar dapat mendukung proses kebutuhan air untuk pekerja dan juga sebagai kebutuhan untuk ritual.
Hadirnya dari saluran air tersebut ternyata sebagai wujud atas terampilnya teknik sipil saat itu. Selain dari Candi Prambanan, dikawasan lain juga terdapat beberapa candi lain yang kaya akan warisan budaya. Seperti dengan hadirnya Candi Lumbung, kemudian Candi Sewu, hadir juga candi Bubrah yang memiliki bentuk arsitektur sangat apik. Dengan elemen tersebut, faktanya Candi Prambanan menjadi sebuah tanda atas kejayaan dari masa peradaban Hindu Buddha yang ada di Indonesia.
Mengisahkan Tentang Ramayana di Reliefnya
Nyatanya di Candi Prambanan ini mengisahkan tentang bagaimana Ramayana yang dikisahkan langsung melalui relief. Dan hal tersebut sekaligus menggambarkan tentang bagaimana indahnya seni serta budaya, bahkan menghubungkan India dengan Jawa. Relief tersebut menjadi penggambaran atas penculikan Sinta yang dilakukan oleh Rahwana. Yang mana proses penculikan tersebut ditampilkan langsung dengan detail, luhur dan juga cukup dramatis.
Tidak hanya itu saja, pada Candi Siwa ternyata terdapat relief yang menggambarkan tentang bagaimana momen penting Rahwana yang berhasil menculik Sinta dan juga Kabandha terputus langsung menjadi dua bagian. Sementara pada Candi Brahma, reliefnya menggambarkan tentang bagaimana perjuangan dari Rama dan Hanuman sebagai usaha dalam proses penyelamatkan Sinta. Termasuk juga reliefnya menggambarkan tentang bagaimana perselisihan diantara pasukan Rama dan juga pasukan dari pengawal Rahwana.
Keterampilan dari seniman yang membuat relief di batu tersebut, Nampak jelas bentuk wajah hingga gerakan sampai ekspresinya. Setiap panelnya melihatkan tentang bab demi bab, menjadi epic yang sarat akan makna. Bahkan mengungkap tentang nilai cinta, kemudian keadilan juga keberanian yang terjadi di masa tersebut. Bahkan dibuat juga dengan menggunakan gaya artistic khas dari suku Jawa. Mengabadikan tentang indahnya dari kisah Ramayana dengan relief yang sangat abadi.
Letaknya Ada di Dua Tempat
Kiranya fakta ini belum banyak orang tahu, dimana Candi Prambanan memiliki lokasi di dua tempat sekaligus. Kompleks dari Candi Prambanan ini letaknya berada tepat di dua wilayah berbeda, berada tepat di Desa Bokoharjo Prambanan Sleman Yogyakarta dan juga berada di Tlogo Prambanan Klaten Jawa Tengah.
Walaupun sebagian besar dari kompleks wilayah Candi Prambanan ini ada di Yogyakarta, tapi pintu administrasinya ternyata ada di Jawa Tengah. Dari aspek geografis ini, tentu saja membuat Candi Prambanan ini jadi lebih unik dan tentu saja ikonik. Pengunjung bisa langsung merasakan bagaimana suasana Yogyakarta, sekaligus jadi tahu tentang pengelolaan administrasinya dilakukan di Jawa Tengah.
Hadirnya Candi Prambanan pun melintasi batas provinsi, yang mana menjadi sebuah bentuk sejarah juga ketertarikan diantara dua daerah sekaligus. Memberikan nilai dan komposisi lebih bermakna pada Candi Prambanan yang sangat megah. Jadi bisa disimpulkan, bahwa Candi Prambanan tidak hanya sekadar tentang situs peninggalan sejarah saja. Tapi juga tentang paduan antara dua wilayah diantara Jawa Tengah dan juga Yogyakarta.
Masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia
Fakta terakhir tentang Candi Prambanan adalah tentang candinya yang masuk dalam jajaran situs warisan dunia. Candi Prambanan ternyata sudah diakui secara resmi menjadi sebuah Situs Warisan Dunia dan diakui oleh UNESCO terhitung sejak tahun 1991.
Tidak hanya itu saja, Candi Prambanan juga menjadi sebuah ikon penting atas budaya dan juga sejarah yang dimiliki oleh Indonesia. Menjadi candi corak Hindu terbesar di Indonesia, tidak hanya sekadar tentang arsitekturnya yang megah dan indah, tapi juga berhasil melestarikan tentang kisah nyata dari Ramayana dan juga Mahabharata.
Nah itulah beberapa fakta menarik dari Candi Prambanan yang bisa kamu ulik dan kuak lebih lanjut, jangan lupa untuk mengunjunginya agar kesan sejarahnya semakin terasa nyata.
Baca Juga : Wisata Budaya di Khajuraho – Melihat Seni Relief yang Menggambarkan Kehidupan Kuno India


