Dunia pariwisata Indonesia kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di kancah internasional. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terletak di Provinsi Jawa Timur, secara resmi dinobatkan sebagai salah satu taman nasional terindah di dunia.
Berdasarkan laporan resmi dari platform layanan perjalanan global asal San Francisco. Amerika Serikat, Bounce, dalam daftar bertajuk “The World’s Most Beautiful National Parks 2023”, Bromo berhasil menduduki peringkat ketiga dunia. Hebatnya lagi, skor yang diraih oleh kawasan konservasi kebanggaan Indonesia ini mampu mengungguli sejumlah destinasi ikonik global, termasuk Taman Nasional Fuji Hakone Izu di Jepang yang terkenal dengan Gunung Fuji-nya.
Metodologi Penilaian Global oleh Bounce
Peringkat yang dirilis oleh Bounce tidak sembarang diberikan. Penilaian ini dilakukan dengan menganalisis dan menghitung sejumlah indikator penting dari ratusan taman nasional terbaik di dunia.
Beberapa parameter utama yang digunakan meliputi:
- Popularitas Media Sosial: Jumlah unggahan foto melalui platform Instagram serta total penayangan video di TikTok.
- Ulasan Daring (Online Reviews): Penilaian dan rating kepuasan wisatawan yang berkunjung langsung.
- Volume Pencarian: Tingkat ketertarikan global melalui mesin pencari Google dalam kurun waktu satu tahun.
Dari hasil kalkulasi tersebut, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sukses mengumpulkan skor mengesankan yaitu 7,89 dari total 10 poin. Angka ini menempatkan Bromo di jajaran atas, bersanding dengan destinasi-destinasi termasyhur lainnya di muka bumi.
Dominasi Pesona Bromo di Media Sosial
Salah satu faktor terkuat yang mendongkrak posisi Bromo ke peringkat tiga besar dunia adalah tingginya atensi warganet di berbagai platform digital. Sepanjang tahun 2023, pesona magis Bromo terbukti sangat “fotogenik” dan menjadi magnet konten kreatif.
Tercatat, tagar dan konten yang berkaitan dengan Bromo di platform TikTok berhasil menembus angka fantastis hingga satu miliar penayangan. Sementara itu, di Instagram, terdapat lebih dari 930 ribu postingan yang memamerkan keindahan lanskapnya. Tingginya interaksi digital ini membuktikan bahwa daya tarik visual Bromo memiliki gaung yang sangat kuat di kurasi wisatawan internasional maupun domestik.
Mengalahkan Ke ikonikan Gunung Fuji Jepang
Keberhasilan Bromo menduduki posisi ketiga dunia terasa semakin istimewa karena posisinya berada di atas Taman Nasional Fuji Hakone Izu yang membawahi Gunung Fuji di Jepang.
Dalam daftar tersebut, Taman Nasional Fuji Hakone Izu berada di peringkat ketujuh dengan perolehan skor 5,66 poin. Capaian ini menunjukkan bahwa bentang alam vulkanik Indonesia tidak hanya mampu bersaing. Tetapi juga memiliki daya pikat emosional dan visual yang lebih mendominasi percakapan global di dunia maya dibandingkan destinasi-destinasi klasik Asia lainnya.
Adapun daftar 3 besar taman nasional terindah di dunia versi Bounce 2023 didominasi oleh:
- Taman Nasional Kruger (Afrika Selatan) – Skor 8,29
- Taman Nasional Lençóis Maranhenses (Brasil) – Skor 7,90
- Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (Indonesia) – Skor 7,89
Keunikan Lanskap dan Kekayaan Budaya TNBTS
Secara administratif, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru membentang di antara beberapa wilayah di Jawa Timur, meliputi Kabupaten Pasuruan, Malang, Lumajang, dan Probolinggo. Kawasan ini memiliki luas sekitar 800 kilometer persegi dan menyimpan keajaiban alam yang sulit ditemukan di belahan bumi lain.
Daya tarik utama dari Bromo Tengger Semeru mencakup:
- Kaldera Tengger dan Lautan Pasir: Bentangan lautan pasir vulkanik seluas sekitar 10 kilometer persegi yang dikelilingi oleh dinding kaldera curam.
- Gugusan Pegunungan Vulkanik: Tempat bertemunya beberapa anak gunung berapi aktif di dalam satu kaldera, seperti Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Kursi, Gunung Watangan, Gunung Widodaren, hingga megahnya Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.
- Kearifan Lokal Suku Tengger: Keindahan alam Bromo semakin sempurna dengan kelestarian tradisi serta budaya masyarakat Suku Tengger yang masih memegang teguh adat istiadat leluhur, seperti pelaksanaan Upacara Yadnya Kasada setiap tahunnya.
Kebanggaan Bersama dan Tanggung jawab Pelestarian
Predikat sebagai taman nasional terindah ketiga di dunia ini tentu menjadi momentum emas bagi sektor pariwisata Indonesia. Khususnya pasca berbagai tantangan pemulihan lingkungan dan pariwisata.
Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Keindahan magis matahari terbit (sunrise) dari Penanjakan, hijaunya savana Teletubbies. Sehingga lautan pasir yang berbisik di Bromo adalah warisan bumi yang harus terus dilindungi agar generasi mendatang tetap dapat menyaksikan langsung salah satu “kepingan surga” yang jatuh di tanah Indonesia.
Baca Juga : Pesona Keindahan Pantai Matira, Pulau Bora-bora Surga Tropis Dunia


