Menjelajahi Goa Rang Reng dan Air Terjunnya di Bali

Menjelajahi Goa Rang Reng dan Air Terjunnya di Bali

EARTHIANOS – Bali yang terkenal dengan keindahan alamnya yang mempesona, ternyata menyimpan warisan alam yang tak terlupakan, yaitu Goa Rang Reng yang berlokasi di Gianyar. Dengan segala keunikan yang indah, air terjun ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan alam yang patut untuk dilindungi. Goa Rang Reng merupakan keajaiban alam yang tersembunyi di kawasan Gianyar. Terletak di Desa Sakti, goa yang memiliki air terjun ini mengajak para penjelajah untuk menikmati keindahan alam yang masih terjaga, jauh dari keramaian wisatawan.

Asal usul tempat wisata ini berdasarkan cerita warga sekitar. Konon katanya, tempat ini dibuat oleh Kebo Iwa yang ditugaskan untuk mencuri aliran sungai untuk dialirkan ke wilayah selatan. Dengan kecerdikan, kesaktian, dan kekuatannya, ia berhasil membuat sebuah gua yang dibuatnya hanya dalam waktu satu malam dan menggunakan tangannya sendiri, sehingga bekas jemarinya dapat terlihat di dinding dan langit gua.

Dengan ketinggian sekitar 20 meter, Goa Rang Reng begitu mempesona dengan air terjunnya yang membentuk kolam alami. Kolam ini tak hanya menyuguhkan pemandangan yang indah, tetapi juga menjadi tempat yang ideal untuk bersantai dan merasakan kesejukan alam. Konon, pasangan yang lama belum dikaruniai anak bisa berendam di sana untuk meminta momongan. Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, sebaiknya berendam tersebut dilakukan saat bulan purnama atau tilem.

Masyarakat dan pemerintah setempat memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara pariwisata dan pelestarian alam. Inisiatif konservasi, seperti penataan rute trekking yang berkelanjutan, menjadi langkah penting dalam memastikan kelestarian Goa Rang Reng. Destinasi wisata gua ini memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana pariwisata dapat menjadi agen perubahan yang positif. Dengan mendukung pariwisata yang berkelanjutan, gua dan air terjun ini tak hanya memberikan pengalaman unik bagi pengunjung, tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat dan melestarikan warisan alam.

Akses Untuk Bisa Mencapai Goa Rang Reng Dan Air Terjunnya

Goa Rang Reng menawarkan wisata alam yang memukau di Kabupaten Gianyar, Bali. Terletak di hutan pegunungan, dengan pemandangan spektakuler dan suasana yang menyegarkan. Selain menikmati keindahan air terjun, pengunjung juga bisa berjalan-jalan di sekitar hutan, mengambil foto-foto indah, dan menikmati suasana yang damai. Tak heran tempat wisata ini kerap direkomendasikan saat berlibur di Gianyar Bali.

Lokasi Goa Rang Reng

Lokasi Goa Rang Reng bisa dikatakan tersembunyi atau hidden gem, karena masih belum banyak diketahui wisatawan. Tempat ini memiliki fasilitas yang meliputi ruang ganti dan warung makan. Terlebih lagi, area parkir yang luas membuat wisatawan tidak perlu khawatir dengan kendaraan yang dibawa. Air Terjun Goa Rang Reng di Gianyar bukan hanya sekadar destinasi wisata, melainkan warisan alam yang menunjukkan keajaiban dan keindahan alam Bali. Selain menjelajahi alam, berkunjung ke goa ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan yang berharga ini agar tetap lestari untuk generasi mendatang.

Harga Tiket Masuk Goa Rang Reng

Memasuki area air terjun, wisatawan perlu menyiapkan uang untuk tiket masuk. Namun jangan khawatir karena harga tiket masuknya pun masih terjangkau yaitu Rp. 20.000 per orang. Jika berkenan, pengunjung juga bisa menggunakan jasa pemandu wisata. Tidak ada minimal rombongan untuk bisa menggunakan jasa ini. Biasanya adalah warga sekitar yang akan menemani sembari menceritakan segala hal yang berkaitan dengan Goa Rang Reng dan air terjunnya. Tarif layanan pemandu tidak ditentukan, sesuai dengan kemauan pengunjung sendiri.

Jam Buka

Kapan pun merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi gua dan air terjun yang memukau ini. Namun, perlu diingat bahwa musim yang tepat adalah saat musim kemarau. Sebab, saat musim hujan, air terjun beserta kolamnya akan lebih keruh dibandingkan saat musim kemarau. Jam operasional Goa Rang Reng setiap hari mulai pukul 07:30 – 17:00.

Menikmati Kesegaran Air Terjun Di Goa Rang Reng

Keberadaan air terjun di gua ini dapat memberikan kedamaian bagi para pengunjungnya. Suasana di sekitar air terjun begitu damai, hanya suara alam dan aliran air yang terdengar. Salah satu penyebabnya adalah karena masyarakat setempat menyucikan area di sekitar air terjun. Di lokasi air terjun kerap kali digelar upacara penyucian diri umat Hindu atau melukat.

Meski termasuk kawasan sakral, wisatawan tetap dapat berkunjung. Pemandangannya indah, suasananya sejuk, dan ketenangan menjadi magnet utamanya. Belum lagi kesegaran air terjun yang mengalir setinggi 20 meter dengan kemiringan 45 derajat. Airnya yang jernih dan bersih mengalir di atas bebatuan mengikuti setiap lekukan bebatuan dan mengalir hingga ke kolam di bawahnya. Air di sini jernih dan sejuk karena berasal langsung dari pegunungan.

Berenang dan Menikmati Segarnya Air Terjun

Aktivitas seru yang tidak boleh dilewatkan adalah berenang di kolam di bawah air terjun. Cekungan yang membentuk kolam alami ini tergolong dangkal, dan aman untuk bermain. Wisatawan bisa berenang langsung atau bermain-main menggunakan pelampung. Arusnya yang tenang juga bisa dimanfaatkan untuk bersantai sembari berbaring di atas pelampung.

Dinding air terjun yang landai juga bisa langsung dinaiki wisatawan. Arusnya tidak deras, sehingga lebih mudah untuk dipanjat. Tidak sedikit wisatawan yang berbaring di atas bebatuan, membiarkan air terjun mengaliri tubuhnya. Kesejukan airnya akan terasa langsung dari ujung kepala hingga ujung kaki. Di sini pengunjung diperbolehkan mengenakan pakaian renang.

Keberadaan Gua Rang Reng yang Misterius

Mulut gua terletak di bagian atas air terjun. Air yang mengalir tersebut berasal dari hulu sungai di mulut gua. Jadi, dari bawah, mulut gua tersebut seolah menyemburkan air ke arah dinding batu yang landai. Dengan menyusuri bebatuan di samping air terjun, wisatawan dapat mencapai gua tersebut. Tersedia tali untuk membantu wisatawan memanjat ke gua tersebut. Wisatawan akan disambut dengan mulut gua yang lebar, meskipun gua tersebut tidak terlalu dalam. Di depannya terdapat sebuah batu besar, yang biasanya diberi canang oleh umat Hindu.

Untuk wisatawan biasa, Anda hanya perlu mengenakan pakaian yang sopan jika ingin mengunjungi gua tersebut. Sementara itu, umat Hindu disarankan untuk membawa canang sebagai sesaji. Di dalam gua tersebut terdapat sebuah tempat pemujaan yang merupakan tempat untuk berdoa. Maka tidak heran jika di dalam gua tersebut terdapat canang, bau kemenyan, dan bunga-bunga.

Nikmati Kuliner dengan Pemandangan Air Terjun

Warung-warung kecil terletak tidak jauh dari lokasi. Uniknya, warung ini terletak di bagian atas. Pemilik warung menyediakan tempat duduk berupa rumah-rumah pohon bambu. Sehingga wisatawan dapat menikmati kuliner lezat dengan pemandangan air terjun di bawahnya. Kuliner yang disajikan seperti mie instan, minuman instan, gorengan, dan makanan ringan. Meski sederhana, jika dinikmati dengan pemandangan yang indah, akan terasa lebih nikmat.

Baca Juga : Menemukan Petualangan Penuh Makna di Goa Jatijajar